AIR MESTI DI MANFAATKAN UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA (KEJADIAN 24 : 10 - 21)
Kerelaan untuk berbagi penting dimiliki
setiap orang percaya. Teks Kejadian 24: Kerelaan 10-21 secara lugas menjelaskan
tentang pertemuan Ishak dan Ribka. Dan sesungguhnya menarik karena pertemuan
mereka digambarkan dalam ruang berbagi hidup yang tulus. Ishak pada waktu itu
membutuhkan Air dan Ribka ditampilkan sebagai sosok yang memanfaatkan air
sebagai sarana berbagi hidup untuk kepentingan bersama. Bahkan secara jelas
ditampilkan, bahwa Ribka tidak hanya berbagi kehidupan kepada sesama manusia,
tetapi juga kepada ciptaan lainnya, hewan peliharaan Ishak (bnd. Ay. 19-20).
Totalitas dan ketulusan Ribka untuk berbagi semakin terlihat ketika ia berlari
kedua kalinya ke sumur, menimba air dan memastikan, bahwa unta-unta Ishak puas
meminumnya. Kita yang terus hidup di masa kini, patut belajar dari ketulusan
Ribka untuk berbagi sumber kehidupan dengan sesama dan ciptaan lainnya. Kita
diingatkan untuk senantiasa memperjuangkan kepentingan dan keberlanjutan hidup
bersama, dibandingkan mementingkan hidup sendiri. Percayalah, bahwa Allah Sang
Sumber Berkat itu tidak akan membuat kita berkekurangan ketika dengan tulus
kita memutuskan untuk menolong sesama.
Doa: Tuhan, mampukanlah kami
untuk memanfaatkan air untuk kepentingan bersama, amin.
