Berbahagialah Jika Kita Menderita Karena Kristus (1 Petrus 4 : 12 - 19)
Sadhu Sundar Sing, seorang misionaris India
yang banyak mengalami penderitaan dalam karya misionarisnya, menulis sebuah
renungan indah yang diberi judul The
Cross Is Heaven (Salib Adalah Sorga). Dalam buku itu ia berefleksi:
“Bagaimana mungkin salib dinyatakan sebagai sorga? Dari refleksinya ia
berkesimpulan bahwa kekristenan baik secara perorangan maupun komunitas, pada
suatu saat akan mengalami penderitaan sebagai resiko dan konsekuensi iman
kepada Allah yang menyatakan diri-Nya melalui Kristus. Konsekuensi itu harus
diterima dan dijalani dengan sabar dan tabah. Kita harus yakin bahwa dalam
penderitaan itu, Allah tidak meninggalkan melainkan hadir memeluk dan merengkuh
kita dalam cinta-Nya. Surat 1 Petrus mengigatkan akan hal itu bagi pembacanya
dan bagi kita semua. Sebagai orang Kristen, kita harus sabar menanggung
penderitaan, sama seperti Kristus yang menderita, disalibkan dan mati karena
dosa manusia. Tetapi Ia bangkit, supaya dunia selamat. Oleh karena itu, kita
diminta untuk terus memelihara iman dan jangan pernah menyangkal Kristus. Salib
Kristuslah yang mengantar kita ke Sorga, bersukacitalah!
Doa: teguhkanlah iman kami agar terus bersaksi tentang Tuhan Yesus
Terang yang sejati, Amin
