SETIA MELAYANI TUHAN, MEMPEROLEH KEHORMATAN ALLAH (Yohanes 12 : 20 -26)

TheoFide Renungan Harian 19 Juli 2024 1001 kali SETIA MELAYANI TUHAN, MEMPEROLEH KEHORMATAN ALLAH (Yohanes 12 : 20 -26)

Dalam bukunya seri: Selamat Melayani, Pdt DR. Andar Ismail mengutip pertanyaan yang pernah dikemukakan oleh Plato "Siapakah yang senang kalau harus melayani orang lain?" ungkapan ini menunjukkan kejujuran seorang plato tentang hal melayani. Bagi Plato melayani atau "menjadi babu" bagi orang lain bukan sesuatu yang menyenangkan. Sekalipun demikian, kita bangga ketika menyatakan "siap melayani" atau bersedia menjadi pelayan gereja". Sayangnya, dalam kenyataannya kita tidak setia melaksanakan tugas tersebut dengan baik, bersungut-sungut, bermalas-malasan, dsbnya. Tuhan Yesus menyatakan "Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan dimana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada" (ay.26). Perkataan Tuhan Yesus ini menunjuk kepada kematian-Nya (ay.25). Jadi, barangsiapa mau menjadi pelayan dia harus bersedia menderita bahkan mati demi Kristus, Di sini, ada unsur ketaatan, kesetiaan dan komitmen sungguh- sungguh untuk melayani Tuhan Yesus. Dengan ketaatan tersebut, seseorang akan mendapatkan kehormatan (berkat, anugerah) dari Allah sebagai pahala atau upah.

Doa: Roh Kudus tuntunlah kami menjadi Pelayan yang setia untuk melayani Tuhan Yesus, amin


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin